Tahi Lalat di Dada Istri Pak Lurah

 Tahi Lalat di Dada Istri Pak Lurah

Karya M.Shoim Anwar

    

          Cerpen tersebut mengambil judul Tahi Lalat di Dada Istri Pak Lurah, tetapi dalam cerpen tersebut pengarang lebih mengarahkan ceritanya mengenai masa kepemimpinan Pak Lurah dalam menjabat sebagai Lurah di desanya. Sedangkan hanya beberapa kutipan yang menyangkut tentang isu tahi lalat di dada istri Pak Lurah dan permasalahan rumah tangga Pak Lurah. Isu tersebut dengan sangat cepat menyebar padahal masih belum tentu kebenarannya. Pak Lurah tidak pernah berkomentar mengenai pembicaraan yang menyangkut istrinya tersebut. Pak lurah dalam cerpen tersebut tidak pernah memerdulikan masyarakatnya, seperti dalam dialog "Pak Lurah justru tampak akrab dan sering keluar bareng dengan mobil pengembang perumahan itu".

Pada masa kepemimpinannya Pak lurah sering sekali menggunakan cara yang tidak baik dalam menjalankan tugasnya tersebut. Selain itu, Pak Lurah juga telah berjanji manis kepada masyarakatnya namun tidak pernah ditepati, seperti dalam dialog “Bulan depan adalah masa pendaftaran calon lurah atau kepala desa di sini. Konon Pak Lurah akan mencalonkan kembali untuk periode berikutnya. Tak ada yang bisa mencegahnya meski janji-janjinya yang dulu ternyata palsu.”. Sikap yang yang dilakukan oleh Pak Lurah ini sangat merugikan masyarakat. Seharusnya sebagai pemimpin itu bisa menjadi panutan yang baik dan mampu menciptakan kemakmuran dalam lingkungannya, bukan membuat kehidupan masyarakatnya semakin memburuk  dan memperlakukan masyarakatnya seenaknya, seperti dalam dialog “Bilang sama Pak Lurah,” aku melanjutkan, “mestinya kehidupan kami diperbaiki agar makmur. Diciptakan lapangan kerja baru. Bukan mengancam agar rakyat menjual tanahnya kayak kompeni.”

Dalam rumah tangga Pak Lurah juga mengalami permasalahan seperti kecurigaan yang dialami Pak Lurah terhadap istinya. Pak Lurah mencurigai istrinya tersebut telah menghianati cintanya selama ini, hingga akhirnya Pak Lurah menceraikan istinya. Tak lama kemudian Pak Lurah menikah kembali dengan wanita yang jauh lebih muda dari dirinya.

Kelebihan pada cerpen ini yaitu menggunakan kalimat yang mudah untuk dipahami dan ceritanya sangat menarik untuk dibaca. Ada beberapa penggunaan gaya bahasa yang memperindah cerpen tersebut.

Komentar