Kritik dan Esai Cerpen “Sisik Naga di Jari Manis Gus Usup” karya M.Shoim Anwar
Kritik dan Esai Cerpen “Sisik Naga di Jari Manis Gus Usup”
karya M. Shoim Anwar
Saya
akan menguraikan cerpen “Sisik Naga di Jari Manis Gus Usup” karya M.Shoim Anwar
dengan pendapat saya sendiri. Cerpen tersebut menceritakan tentang tokoh yang
bernama Gus Usup. Sebelum ke ceritanya, saya akan sedikit menjabarkan mengenai
panggilan “Gus”. Panggilan Gus ini biasanya ditunjukan kepada seseorang yang
merupakan keturunan dari Kyai. Selain itu, ada beberapa yang mengartikan
panggilan Gus tersebut dijadikan sebuah lambang keilmuan dan akhlak sosial
seseorang.
Gus
Usup merupakan seorang yang di hormati oleh masyarakat sekitar, karena sikapnya
yang rendah hati dan suka berbaur dengan orang lain. Gus Usup selalu
menggunakan batu akik yang melingkar jari manisnya dengan motif yang unik
yaitu sisik naga. Batu akik yang di gunakan Gus Usup tersebut menjadi perhatian
tersendiri bagi masyarakat di sekitarnya. Seperti halnya kejadian berikut:
Pertama, saat Gus Usup yang sedang bermain kartu remi dengan Guk Mat, dalam
permainan tersebut Gus Usup lah yang memenangkan permainan. Kedua, pada saat
berlatih bela diri, ada yang ingin mengambil batu akik milik Gus Usup tersebut.
Namun, orang yang ingin mengambil batu akik Gus Usup tersebut terpental. Dari
dua kejadian tersebut, masyarakat mempercayai bahwa Gus Usup bukanlah orang
sembarangan. Mereka menganggap bahwa batu akik yang digunakan Gus Usup tersebut
memiliki kelebihan tersendiri. Dari cerita tersebut dapat disimpulkan bahwa
saat ini masih ada sebagianorang yang mempercayai benda” yang dimiliki
seseorang sebagai hal-hal magis dan menjadi sebuah keberuntungan. Cerpen “Sisik
Naga di Jari Manis Gus Usup” karya M.Shoim Anwar ini ceritanya mudah untuk
dipahami dan ceritanya juga menarik.
Komentar
Posting Komentar